Metode Pembelajaran PAKEM
MODEL
PEMBELAJARAN PAKEM
Pakem yang
merupakan singkatan dari pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan,
merupakan sebuah model pembelajaran kontekstual yang melibatkan paling sedikit
empat prinsip utama dalam proses pembelajarannya.
- Pertama, proses Interaksi
(siswa berinteraksi secara aktif dengan guru, rekan siswa, multimedia,
referensi, lingkungan dsb).
- Kedua, proses Komunikasi (siswa
mengkomunikasikan pengalaman belajar mereka dengan guru dan rekan siswa
lain melalui cerita, dialog atau melalui simulasi role-play).
- Ketiga, proses Refleksi, (siswa
memikirkan kembali tentang kebermaknaan apa yang mereka telah pelajari,
dan apa yang mereka telah lakukan).
- Keempat, proses Eksplorasi
(siswa mengalami langsung dengan melibatkan semua indera mereka melalui
pengamatan, percobaan, penyelidikan atau wawancara)
·
PAKEM
adalah sebuah model pembelajaran yang memungkinkan peserta didik mengerjakan
kegiatan yang beragam untuk mengembangkan keterampilan dan pemahaman dengan
penekanan kepada belajar sambil bekerja, sementara guru menggunakan berbagai
sumber dan alat bantu belajar termasuk pemanfaatan lingkungan supaya
pembelajaran lebih menarik, menyenangkan dan efektif.
·
PAKEM adalah sebuah pendekatan yang
memungkinkan peserta didik mengerjakan kegiatan beragam untuk mengembangkan
keterampilan, sikap, dan pemahamannya dengan penekanan belajar sambil bekerja.
PAKEM diatur dalam UU Sisdiknas Tahun 2003 Pasal 4 dan Pasal 40 dan PP No.19
Tahun 2005 , Pasal 19
A. ALASAN PENERAPAN PAKEM
PAKEM
diterapkan dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa pembelajaran model
konvensional dinilai menjemukan, kurang menarik bagi para peserta didik
sehingga berakibat kurang optimalnya penguasaan materi bagi peserta didik.
Sedangkan
PAKEM memungkinkan peserta didik mengejakan kegiatan yang beragam untuk
mengembangkan keterampilan dan pemahaman dengan penekanan kepada belajar sambil
bekerja, sementara guru menggunakan berbagai sumber dan alat bantu belajar
termasuk pemanfaatan lingkungan supaya pembelajaran lebih menarik, menyenangkan
dan efektif.
B. PERAN GURU DALAM PAKEM
Actor utama dalam PAKEM adala guru dan siswa .
keduanya harus dalam interaksi yang dinamis dan kontekstual. Guru dan
siswa harus sama-sama aktif dan kreatif sehingga pembelajaran menjadi efektif
dan menyenangkan.
C. CIRI-CIRI / KARAKTERISTIK
PAKEM
Ciri-ciri/karakteristik
PAKEM adalah:
a.
Pembelajarannya mengaktifkan peserta didik
b.
Mendorong kreativitas peserta didik &guru
c.
Pembelajarannya efektif
d.
Pembelajarannya menyenangkan utamanya bagi peserta didik
D.
PRINSIP PAKEM
1. Mengalami: peserta didik terlibat
secara aktif baik fisik, mental maupun emosional
- Komunikasi: kegiatan
pembelajaran memungkinkan terjadinya komunikasi antara guru dan peserta
diidik
- Interaksi: kegiatan
pembelajarannyaa memungkinkan terjadinya interaksi multi arah
- Refkesi: kegiatan
pembelajarannya memungkinkan peserta didik memikirkan kembali apa yang
telah dilakukan
E. PROSES PELAKSANAAN PAKEM
Dalam
pelaksanaan PAKEM ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu :
a. memahami
sifat yang dimiliki anak
b.
mengenal anak secara perseorangan
c.
memanfaatkan perilaku anak dalam pengorganisasian belajar
d.
mengembangkan kemampuan berfikir kritis, kreatif, dan kemampuan memecahkan
masalah
e.
mengembangkan ruang kelas sebagai lingkungan belajar yang menarik
f.
memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar
g.
memberikan umpan balik yang baik untuk meningkatkan kegiatan belajar
h. membedakan aktif
fisik dan aktif mental
F.
JENIS PENILAIAN SESUAI DENGAN PEMBELAJARAN MODEL PAKEM
1.
Penilaian yang sesuai dengan pembelajaran model Pakem adalah penilaian otentik
yang
merupakan proses pengumpulan informasi oleh guru tentang perkembangan
dan
pencapaian pembelajaran yang dilakukan oleh peserta didik melalui berbagai
teknik
yang mampu mengungkapkan, membuktikan atau menunjukkan secara tepat
bahwa
tujuan pembelajaran telah benar-benar dikuasai dan dicapai
2. Bentuk
penilaian tes dapat dilakukan secara lisan, tertulis, dan perbuatan.
Sementara
itu, bentuk penilaian non tes dilakukan dengan menggunakan skala
sikap,ceklis,kuesioner,studikasus,danportofolio
3. Dalam pembelajaran, dengan pendekatan Pakem rangkaian penilaian ini
3. Dalam pembelajaran, dengan pendekatan Pakem rangkaian penilaian ini
seyogiayanya
dilakukan oleh seorang guru. Hal ini disebabkan setiap jenis atau
bentuk
penilaian tersebut memiliki beberapa kelemahan selain keunggulan.
G.
TUJUAN PENILAIAN PEMBELAJARAN MODEL PAKEM
- Menilai kemampuan individual
melalui tugas tertentu
- Menentukan kebutuhan
pembelajaran
- Membantu dan mendorong siswa
- Membantu dan mendorong guru
untuk mengajar yang lebih baik
- Menentukan strategi
pembelajaran
- Akuntabilitas lembaga
- Meningkatkan kualitas
pendidikan
H.
MERANCANG DAN MELAKSANAKAN PENILAIAN PEMBELAJARAN
MODEL PAKEM
1.
Merancang penilaian dilakukan bersamaan dengan merancang pembelajaran
tersebut.
Penilaian disesuaikan dengan pendekatan dan metode yang dilaksanakan dalam
pembelajaran.
2. Dalam pembelajaran dengan pendekatan model Pakem, penilaian dirancang
2. Dalam pembelajaran dengan pendekatan model Pakem, penilaian dirancang
sebagaimana
dengan penilaian otentik. Artinya, selama pembelajaran itu
berlangsung,
guru selain sebagai fasilitator juga melakukan penilaian dengan
berbagai
alat yang sesuai dengan kegiatan yang dilakukan oleh siswa.
KELEBIHAN
PAKEM
- Pakem merupakan pembelajaran
yang mengembangkan kecakapan hidup
- Dalam pakem siswa belajar bekerja
sama
- Pakem mendorong siswa
menghasilkan karya kreatif
- Pakem mendorong siswa untuk
terus maju mencapai sukses
- Pakem menghargai potensi semua
siswa
- Program untuk meningkatkat
pakem disekolah harus ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya
KEKURANGAN
PAKEM
- Perbedaan individual siswa
belum diperhatikan termasuk laki-laki / perempuan, pintar/kurang
pintar,social,ekonomi tinggi/rendah
- Pembelajaran belum
membelajarkan kecakapan hidup
- Pengelompokan siswa masih dari
segi pengaturan tempat duduk,kegiatan yang dilakukan siswa sering kali
belum mencerminkan belajar kooperatif yang benar
- Guru belum memperoleh
kesempatan menyaksikan pembelajaran pakem yang baik
- Pajangan sering menampilkan
hasil kerja siswa yang cenderung seragam
- Pembelajaran masih sering
berupa pengisian lembar kerja siswa (LKS) yang sebagian besar pertanyaanya
bersifat tertutup
KESIMPULAN
Dari
uraian diatas dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PAKEM memang
baik diterapkan dalam pembelajaran sehari-hari karena ditinjau dari segi keefektipan
siswa dalam pembelajaran tersebut, adanya saling kerjasama antar siswa
mengakibatkan semakin terbiasanya mereka memecahkan masalah secara bersama.
Namun
disamping itu, perbedaan-perbedaan yang ada diantara siswa tersebut belum
tentu memudahkan mereka dalam menjalin huubungan kerja sama sehingga
hasil yang didapat belum tentu maksimal.
Reference
Comments
Post a Comment